Islamophobia Amerika, Lindsay Lohan disuruh Lepas Kerudung di Bandara Heathrow
IndonesiaHerald.com,
Internasional - Lindsay Lohan mengungkapkan hal buruknya ketika berhubungan
dengan Islamophobia di Amerika Serikat. Dirinya pernah mengalami hal-hal kurang
menyenangkan saat melakukan perjalanan ke New York, hanya karena dirinya
memakai kerudung.
Dirinya menceritakan pengalaman tersebut saat menjadi
bintang tamu dalam acara Good Morning Britain. Aktris dan penyanyi yang kini
mulai mempelajari Islam ini menceritakan pengalamannya kala mendapatkan
perlakuan diskriminatif tersebut.
"Ketika aku terbang menuju New York, aku memakai
kerudung dan aku diberhentikan di bandara, serta mendapatkan perlakuan rasis
untuk pertama kali dalam hidupku...tempatnya di Bandara Heathrow,"
ungkapnya.
Petugas bandara lalu membuka paspor Lindsay, dan meminta
maaf ketika mengetahui dirinya adalah aktris Hollywood. Namun begitu, sang
petugas malah meminta Lindsay untuk melepaskan kerudung yang dipakainya.
"Aku melepaskan kerudungku, namun yang membuatku
takut adalah, bagaimana jika kejadian yang kualami terjadi pada orang-orang yang
justru tak nyaman melepaskan kerudungnya? Hal ini sangat menarik
perhatianku," tambahnya lagi.
Lindsay memakai kerudung karena baru saja kembali dari
perjalanannya ke Turki. Disana dirinya bertemu dengan presiden Erdogan, dan
Lindsay memakai kerudung sebagai bentuk penghormatan saat memasuki negara
dengan mayoritas Muslim. (merdeka/surya)
